• RSS
  • Delicious
  • Facebook
  • Twitter

Perjuangan Lulus N2

Posted by Bias May - 16 - 2011 3 Comments

Meily Tri Handayani atau biasa dipanggil Meily adalah salah satu murid IkuZo! yang berprestasi. Meily berhasil lulus ujian bahasa Jepang skala internasional yaitu Noryoku Shiken. Tidak tanggung-tanggung, Meily lulus Noryoku Shiken N2 yang tingkat kesulitannya sangat tinggi. Untuk mengikuti ujian Noryoku Shiken ini, seseorang harus menguasai paling tidak 1.300 Kanji Jepang, 6.000 perbendaharaan kata dan sudah belajar minimal 600 jam.

Meski awalnya ragu, Meily yang memang ingin melanjutkan kuliah di Jepang ini, bertekad untuk mencoba. Ia berani langsung mengambil N2 meski sebelumnya sama sekali belum pernah mengikuti ujian Noryoku Shiken sekali pun. Di awal persiapan, Meily sempat down karena ada satu kejadian yang sampai sekarang masih ia ingat dengan jelas. “Waktu itu, Sensei langsung kasih satu kamus Kanji dan aku harus hapalin semua Kanji yang ada di situ,” kata Meily ketika bercerita tentang pengalamannya beberapa bulan lalu. Meski sempat terdiam sesaat ketika melihat kamus Kanji tersebut, Meily yang lulusan Temasek Polytechnic Singapore ini tidak patah semangat.

Meily langsung mulai menghapal kanji, mempelajari bunpo (tata bahasa) dan kotoba (kosakata) untuk level N2. Menurut Meily, ini adalah perjuangannya untuk bisa mewujudkan mimpinya kuliah di salah satu universitas terbaik di Jepang. “Kalau gak Keio, pengennya sih Waseda di Tokyo,” jawab Meily menceritakan keinginannya itu. Untuk mengejar keinginan, terkadang kita memang harus berusaha lebih seperti yang sudah dilakukan oleh Meily.

Meski begitu, banyak orang yang mempelajari bahasa Jepang selalu merasa kesulitan dalam menghapal Kanji atau membuat kalimat. Untuk yang satu ini Meily membocorkan rahasianya dalam belajar. “Aku belajar sambil dengerin musik. Biasanya nulis-nulis huruf Kanji dan latihan membuat kalimat,” jawab Meily yang nge-fans sama Utada Hikaru ini. Ternyata cara belajar yang dipraktekkan oleh Meily sepertinya tidak bikin stress ya!

Selain tentang persiapannya menghadapi Noryoku Shiken N2, Meily juga menceritakan awal mulanya ia ingin belajar bahasa Jepang. “Aku ditawarin Nyokap. Katanya, pengen sekolah ke Jepang gak? Karena aku ingin, Nyokap langsung dukung aku untuk belajar bahasa Jepang di IkuZo!” cerita Meily yang sampai sekarang sangat menyukai Doraemon.

Wah, Jimmy-sensei malu-malu nih...

Saya berfoto bersama Meily-san (tengah) dan Jimmy-sensei (kiri). Biar ketularan lulus N2.

Sayangnya, ketika hasil kelulusan Noryoku Shiken keluar bulan Maret kemarin, terjadi musibah Gempa dan Tsunami di Jepang. Hal tersebut membuat orang tua Meily khawatir hingga membatalkan rencana Meily untuk melanjutkan S1 di sana. Meily akhirnya memutuskan untuk melanjutkan S1-nya di Singapore. “Gak pa-pa. Aku baru lanjut kuliah di Jepang saat S2 aja nanti,” kata Meily optimis.

Sambil menunggu kuliahnya dimulai, Meily yang hobi belajar, dengerin musik, baca manga dan nonton anime ini masih melanjutkan belajar bahasa Jepang di IkuZo! Meski sudah mengantongi sertifikat N2, Meily tidak langsung puas begitu saja. Target Meily berikutnya adalah N1. Selain itu Meily yang bisa buat Takoyaki sendiri ini, juga ingin mulai kursus gitar. Sepertinya Meily yang menyukai anime K-ON! ini mulai terkena virus K-ON! nih! Hehehe…

Tidak terasa sudah banyak waktu terlewat ketika berbincang dengan Meily sampai sudah saatnya Meily untuk masuk kelas. Pesan Meily untuk mereka yang ingin belajar bahasa Jepang adalah, “Pelajarilah sesuatu yang disukai,” kata Meily menutup perbincangan pagi itu.

Dari perbincangan dengan Meily, dapat kita simpulkan bahwa untuk mencapai apa yang kita inginkan, dibutuhkan usaha yang lebih. Meski awalnya kaget karena banyak yang harus dipelajari, Meily tidak patah semangat  dan tetap optimis mengejar cita-citanya. Tekad dan perjuangan Meily, ditambah dengan bimbingan Sensei di IkuZo! membuahkan hasil yang manis. Kesulitannya dalam translasi dokkai (wacana) pun bisa ia atasi dengan latihan dan cara belajar yang menyenangkan. Jadi betul apa kata pepatah yang mengatakan, “When There Is a Will, There will be a Way.” Selama ada keinginan, pasti ada jalan. Dan jangan lupa juga harus tetap berusaha dan tidak mudah menyerah ya! Dengan begitu, kita pasti bisa berhasil seperti Meily.

 

By: Bias

3 Responses so far.

  1. Vera W. says:

    Omedetou Gozaimasu, Meily san! IkuZo! wa Meily san o hokori ni omoimasu :D (We’re so proud of u!). Pantesan bisa fokus belajar gitu ya, orang Sensei-nya ganteng, keren, penuh dedikasi, baik n pinter banget pulaa! Otsukaresamadesu, for both of u. Sensei yg malu2 di foto atas itu, diem2 banyak fans-nya lhooo, wkwkwk… Meily san, N1 ganbatte :D Ouen shiteimasu :D

  2. bias says:

    Saya juga mau berjuang ah kayak Meily-san biar bisa lulus N2. Ganbarimasu!!!

  3. Felix says:

    Omedetou Gozaimasu, Meily san!!.. Kalau lihat perjuangannya lulus N2, mudah-mudahan cita-cita Meily san belajar di Jepang tercapai ya… Jangan lupa cerita-ceritanya ya kalau sudah sampai Jepang nanti :) Sensei tachi matte imasu node :) Gambattee!!!


*
  • Ritsumeikan Asia Pacific University
  • OBKG
  • MEROS Language School
  • Majalah KIDDO