Kenyamanan dan Kemudahan Wisata dan Course di Jepang

Bias Articles, Parent's Club 0 Comments

Beberapa tahun belakangan ini, Jepang mulai membenahi sistem pariwisata mereka untuk memberikan kenyamanan yang lebih kepada wisatawan. Berbagai tempat-tempat kunjungan menjadi semakin cantik dan dipenuhi dengan berbagai fasilitas terbaru. Akses informasi mengenai berbagai tempat tujuan menjadi lebih luas dan mudah dijangkau. Keramahan dan kemudahan komunikasi orang-orang lokal pun saat ini semakin dijamin. Selain itu berbagai kemudahan pun diberikan untuk menarik lebih banyak wisatawan asing.

Berikut adalah beberapa perubahan yang dapat langsung kita rasakan:

 1. Pembebasan Visa

Sejak 1 Desember 2014 lalu, Pemerintah Jepang mengumumkan pembebasan Visa kepada wisatawan Indonesia yang memiliki e-paspor. Pemegang e-paspor tetap harus mendaftarakan diri terlebih dahulu ke Kedutaan Besar Jepang di Indonesia untuk mendapatkan izin kunjungan selama 15 hari. Sedangkan untuk WNI yang ingin bekerja atau sekolah tetap mengurus Visa seperti biasa.

 2. Makanan Halal

Bagi wisatawan muslim yang sebelumnya merasa ragu untuk datang ke Jepang karena khawatir makanan mengandung babi, maka saat ini bisa lebih tenang. Pemerintah Jepang mengeluarkan anjuran kepada setiap produsen makanan maupun restoran untuk memberikan tanda kepada makanan yang mereka sajikan apakah mengandung babi atau tidak.

 Selain itu saat ini sudah ada Japan Halal Association yang memberikan sertifikasi halal (bisa dicek di http://www.jhalal.com/restaurant-list).

logo

Ada juga NAHA (Nippon Asia Halal Association) yang aktif memberikan seminar kepada pengusaha restoran dan hotel tentang penyajian makanan halal bagi wisatawan muslim. Beberapa hotel dan restoran bahkan menyediakan dapur khusus yang dibuat terpisah untuk memasak makanan halal bagi tamu muslim. Selain dapur khusus, mereka juga menggunakan peralatan masak khusus untuk menu halal agar tamu yang beragama Islam dapat menikmati hidangan dengan nyaman tanpa rasa was-was.

halal Jika masih ragu, maka bisa coba menanyakan langsung kepada pelayan atau penjaga toko dengan kalimat sederhana seperti, “Buta niku wo tsukatte imasu ka? “ (Apakah menggunakan babi?)

 3. Fasilitas Ibadah

Selain makanan, hotel-hotel di Jepang pun sudah mulai menyediakan arah kiblat dan menyediakan pinjaman alat sholat yang disediakan di resepsionis hotel. Beberapa restoran pun menyediakan ruangan kecil khusus untuk wisatawan muslim beribadah.

 4. Jaringan WiFi

Bagi keluarga maupun teman yang anak atau kerabat mereka sedang berada di Jepang, sekarang tidak perlu takut akan kemudahan dalam berkomunikasi. Beberapa kota besar yang menjadi tujuan wisata seperti Tokyo dan Osaka telah menyediakan jaringan WiFi gratis di hampir seluruh penjuru kota. Berbagai hotel, restoran, dan terutama airport telah menyediakan WiFi tanpa biaya tambahan.

 5. Welcome Card (Culture Card)

Kartu ini disertai buku petunjuk dan diperuntukkan bagi Anda sebagai wisatawan asing yang datang ke Jepang, agar Anda dapat memperoleh diskon dan layanan istimewa di galeri-galeri seni, museum, obyek wisata, tempat perbelanjaan, restoran, sarana akomodasi dan transportasi.

Kartu ini, dalam berbagai variasi, saat ini tersedia di Tokyo (Panduan Museum, Panduan Praktis dan Peta), Tohoku Utara, Narita, Kobe, Kita-Kyushu, dan Fukuoka. Kartu ini tersedia gratis di pusat-pusat informasi lokal di setiap wilayah.

Nah, kira-kira itulah beberapa perubahan dan kemudahan yang diberikan oleh Pemerintah Jepang saat ini bagi wisatawan asing. Bagaimana, Mina-san? Semakin ingin mengunjungi Jepang? Jangan lupa kamu bisa mengunjungi kota seperti Tokyo dan Osaka dengan mengikuti program IkuZo! Spring atau Summer Course tahun ini. Info lengkap tentang kegiatan ini bisa didapatkan langsung di sini atau counter kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *